var adfly_id = 5799824; var adfly_advert = 'int'; va

Sabtu, 07 September 2013

Parbaba Pasir Putih

Nikmati sapaan semilir angin pantai yang manja terasa,

burung - burung camar bercengkrama mesra,
ditemani suara gemuruh ombak menerpa karang Danau Toba.

dalam gemuruh ombak pantai Perlahan kau tengadahkan wajah,
tatap aku dengan binar mata bertafsir kasih.
Entah apa yang kau inginkan saat itu..
dalam lamun ku membayangkan,
kiranya dapat kucipta bahagia untuk mu.

sungguh cepat waktu berlalu,
tak terasa malam sudah menjelang
burung-burung pun terbang pulang.
kita juga melaju kencang, menuju Rangat Pangururan

ketika malam genangi hari
Kulihat purnama berseri.
Sinarnya begitu lembut,
membelai wajah dengan damai.

Air danau terlihat hitam dari kejauhan.
Angin berhembus hidangkan
hawa dingin— memaksa kita
‘tuk saling lekatkan jemari.

Lalu kau bawa aku berdiri
Simak nyiur yang berderet melambai disetiap sudut pantai.
Rambutmu yang hitam panjang, kau biarkan terurai
hingga sesekali menutupi di wajah.

Seketika kau tersenyum merapat
seraya menggenggam kedua tangan ini,

Sesaat kupandangi bintang, bulan
serta debur ombak di pinggir pantai,

kini kau kembali pulang ke negri sebrang
tinggalkan aku sendiri
relung rindu ku kian mendalam
menunggu kedatangan mu kasih

Kata Hati

Ku bangun istana cinta diatas setiaku
Ku lindungi dindingnya dengan percayaku
Ku hiasi semuanya dengan keihklasanku
Ku rawat keteguhanya dengan ketulusanku
Dan ku ciptakan kedamaian dengan kasih sayangku

Andai takdir tak merenggutmu
Andai ku bisa menjaga keabadian hidupmu
Aku bukan Tuhan Yang Maha Mampu
Mengendalikan semua apa yang ku mau
Aku juga bukan malaikat penjagamu
Yang slalu menemanimu sepanjang waktu

Ku hanya kasih dalam hatimu
Cinta dalam hidupmu
Rindu dalam nafasmu
Yang kan tetap hidup dalam sanubarimu
Yang akan terus menyayangi mu