var adfly_id = 5799824; var adfly_advert = 'int'; va

Kamis, 01 November 2012

SINDIKASI RETORIKA KEPROTOKOLER DAN METODE DISKUSI



RETORIKA KEPROTOKOLER DAN METODE DISKUSI (RKMD)

OLEH
 Syawal efendi tarigan
Instruktur HMI Cabang Pematangsiantar-Siamlungun

Tujuan umum : Peserta paham dan mampu mengaplikasikan Materi RKMD dan   aktivitas organisasi dan kehiduan sehari-hari.

Tujuan Khusus :        1. Peserta paham defenisi RKMD
                                    2. Peserta mampu mempraktekkan RKMD

Bahan-bahan    :        1. Spidol
                                    2. Kertas Plano
                                    3. Doubletip
                                    4. White Board
                                    5. Karton

Waktu                           :        120 Menit

Pokok Bahasan :       -     Defenisi Retorika
-          Tujuan Retorika
-          Jenis Retorika
-          Defenisi Keprotokoleran
-          Perbedaan Protokol dan MC
-          Keprotokoleran di HMI
-          Defenisi Metode Diskusi
-          Jenis Diskusi
-          Komponen Diskusi
-          Ketentuan dalam persidangan di HMI

Proses :           Langkah I ( 20 Menit)
a.       Kondisikan forum
b.      Brainstorming Peserta

Langkah II ( 40 Menit )
a.       Sampaikan materi sesuai dengan urutan pokok bahasan
b.      Melakukan tanya jawab dengan peserta bersma pengelola

Langkah III (5 Menit)
Membagi peserta kedalam 6 kelompok
1.      Konsep Rapat pemilihan ketua panitia MOP
2.      Pembukaan LK I
3.      Kampanye pemilihan Ketua Umum
4.      Kampanye Pemilihan Senat Mahasiswa
5.      Aksi kenaikan SPP
6.      Diskusi bahaya Narkoba bagi remaja masa kini

Langkah IV ( 10 menit)
Mempersiapkan konsep untuk praktek kelompok

Langlah V (30 Menit)
Meminta peserta kelompok untuk praktekkan  konsep masing Kelompok
Meminta  peserta yang lain memperhatikan kelompok yag tampil

Langkah VI (15 Menit )
1.      Simpulkan  materi RKMD
2.      Mengajak semua peserta mempraktekkannya dalam kehidupan berorganisasi dan sehari-hari.
3.      tutup materi dengan skor Forum.

Metode :                     1. Ceramah
                                    2. Tanya Jawab
                                    3. Diskusi
                                    4. Simulasi


























RETORIKA KEPROTOKOLER DAN METODE DISKUSI (RKMD)

RETORIKA
Defenisi Retorika
            Retorika adalah kecakapan berpidato didepan umum (Study retorica Di Sirikkusa Ibu Kota sisia Yunani abad Ke 5 SM), retorika (dari bahasa Yunani, Rhetorica, Orator Teacher) adalah sebuah teknik pembujuk rayuan secara persuasi untk menghasilkan bujukan dengan melalui krakter pembicara, emosional atau argumen(logo),Awalnya Aristoteles mencetuskan dalam sebuah dialog sebelum sebelum The Rhetoric dengan judul Grullos atau Plato menulis dalam Gorgias secara umum adalah seni manifulatif atau teknik persuasi politik yang berifat transaksional dengan menggunakan lambang atau mengidentfikasikan pembicara dengan pendengar melaui pidato.

Beberapa defnisi tentang Retorika
v  Socrates Retorika adalah memberikan suatu kasus lewat bertutur
v  Aristoteles Retorika ilmu yang mengajarkan orang tentang keterampilan tetang menemukan sarana persuasif yang objektif dari suatu kasus
v  Richard Retorika Study yang mempelajari kesalahpahaman serta penemuan saran pengobatannya
v  Retorika adalah yang mengajarkan tindak dan usaha yang efektif dalam persiapan, pemetaan dan penampilan tutur untuk membina saling pengertian dan kerja sama serta kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.
Tujuan Retorika
            Tujuan retorika adalah persuasi, yang dimaksudkan dalam persuasi  dalam hubungan ini adalah yakinnya peanggap penutur (pendengar) akan kebenaran gagasan topik tutur (hal yang di bicarakan si penutur(si pembicara). Artinya bahwa tujuan retorika adalah membina saling pengertian yang mengembangkan kerja sama dalam menumbuhkan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat lewat kegitan bertutur.

Beberapa dimensi Ideologi retorika

  1. Dimensi Filosofis kemanusiaan dari dimensi ini kita mengedepankan pemahaman dari sudut identitas (cir pembeda antara ektensi identitas pembedanya.
  2. dimensi teknis berbicara adalah sebuah tekhnik penggunaan simbol dalam proses interaksi imformasi
  3. dimensi proses penampakan diri atau aktualisasi diri berbicara itu adalah salah satu keperluan yang tak bisa ditinggalkan.
  4. Dimensi teologis menampaikan ajaran agama sesuatu yang wajib (dakwah)

Jenis Retorika
Pada gais besarnya retorika ada 3 jenis
  1. Ceremonial Rhetoric
Pidato atau pembicaraan pada acara resmi (khusus), harus memahami fugsi sehingga apat menyesuaikan isi pidato, dengan kondisi dan situasi acara.Misalna khutbah jumat, pidato dalam rapat umum, orasi ilmiah, seminar, penutupan acara konferensi.
  1. Political Rhetoric
Pidato yang bersifas politis. harus berisikan harapan politis, dan diberangi dengan program(visi.misi,dan konsepsi) yang akan diperjuangkan nantinya setelah menjabat. Selain itu juga harus dimasukkan kelmahan golongan lain untuk merangsang. Dan mempengaruhi massa agar simpatik dam memberi dukungan.
  1. Forensic Rhetiric
Pidato ataw pembicaraan untuk menumbuhkan rasa keadilan dalam sidang-sidang dipengadilan. Harus dilengkapi argumen Yuridisyang isinya mencari keadilan hukum untuk mencapai ketepatan dalam mengambil keputusan oleh hakim.

Ada juga yang membagi retorika SBB:
1)      Pidato Ilmiah
2)      Pidato penerangan
3)      Pidato religi (khutbah)
4)      Pidato Agitasi (reklame)
5)      Pidato Propoganda
6)      Pidato Keuarga
7)      Pidato Kampanye

Hal yang diperhatikan dalam pidato ada tiga aspek
a. aspek pembicaraam
  1. sikap tubuh
  2. mimik
  3. intonasi
  4. cara pakaian
b. aspek ekternal
      1. Pendidikan
      2. Usia
      3. Jenis Kelamin
      4. keluarga
c. aspek Lingkungan
      1. waktu
      2. tempat
      3. Media.


PROTOKOLERAN
Defenisi
Keprotokleran merupakan cara mengkonsep  suatu acara melalui tata cara, tata hormat, dan tata tempat.

Protokol adalah orang yang menyusun acara sedangkan MC adalah orang yang memandu dan membawakan acara.

Susunan Opening Ceremonial  acara formal HMI
·         Pembuakaan
·         Pembacaan Ayat Suci Alquran
·         Upacara Nasional
·         Laporan ketua panitian pelaksana
·         Kata sambutan ( dari yang rendah ketinggi,dan dibuka ketua umum)
·         Do’a
·         Penutup

Tata Hormat
o              Kepengurusan HMI yang paling tinggi
o   Alumni, senioren, undangan pejabat pemerintah

Tata Tempat
§  Duduk menghadap Podium
§  Berdera HMI dan bendera merah putih
§  Spanduk
§  Peralatan (simbol HMI)

METODE DISKUSI

Defenisi Diskusi
Diskusi merupakan komunikasi dua arah yang memilki tujuan dan membahas suatu permasalahan. Jenis diskusi terdiri dari diskusi Formal yakni diskusi yang diakukan dengan memilki sistematika dan perencanaan agenda yang jelas serta diskusi infromal yakni diskusi lepas tanpa perencanaan yang sistematis.

Metode
 Metode merupakan suatu cara atau teknis yang akan digunakan, dengan kata lain metode diskusi merupakan suatu cara yag akan dilakukan dalam melaksanakan diskusi.

Jenis Diskusi

-        Panel yakni tidak ada kesimpulan
-        Seminar yakni ada kesimpulan
-        Whorkshop yakni teori/praktek (simulasi)
-        Lokakarya yakni hasil merajuk pada suatu keputusan UU, dan berkelanjutan
-        Simposium yakni diskusi hasi tertentu
-        Sarahsehan yakni sederhana non formal
-        Debat yakni tidak mengarah pada kebenaran
-        Talk Show Yakni tanya jawab
-        Bedah Buku yakni membedah buku dengan menghadirkan pembanding.

Komponen Diskusi

  • Moderator
  • Pembicara
  • Pembanding
  • Audience
  • Notulis
Notulen adalah catatan seminar yang berisi pendahuuan mengenai jenis acara, tanggal, tempat, narasumber, jumlah peserta kemudian isi dan kesimpulan.

Dalam metode diskusi ada dua hal yang harus diperhatikan
  1. Presidium sidang aturan yang dimiliki lebih dari satu atau harus ganjil
  2. satu orang ditunjuk sebagi pimpinan
  3. pimpinan harus memakai simbol HMI

Ketentuan dalam persidangan
            Pengucapan Bismillah dilakukan dalam membuka sidang,

Ketukan palu sidang
  • 1 Kali  kesepakatan, ≤ 15 menit skor, PK keputusan
  • 2 Kali skor forum ≥ 15 menit
  • 3 Kali  - Membuka acara/sidang
- Menutup acara/sidang
                        - Keputusan pengesahan/ketetapan

Interupsi (sanggahan)
v  Informasi         : Memberikan informasi
v  Kalarifikasi      : Memberikan klarifikasi
v  Point of Order : Meluruskan pembicaraan menyimpang (tidak pada bahasan)
v  Previlege         : berisikan dengan etika dan menyinggug perasaan anggota forum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan komentar